Kamis, 17 Mei 2012

Harga Sepatu kulit naik, Kulit Sepatu orderan Tapi Exist

Harga Sepatu kulit naik, Kulit Sepatu orderan Tapi Exist

Semarang, CyberNews. Sepatu, salah satu pendukung penampilan setiap orang untuk menjadi lebih sempurna. Di tangan Supardi (55) atau akrab disapa Kurdi, sepatu kulit menjadi kesempatan yang tidak pernah sepi orderan.

Kurdi memulai bisnis sekitar tahun 1987. Diproduksi di Kampung Batik Gayam No 668, buatan sepatu kulit dari Semarang tidak tergoyahkan ketika badai krisis ekonomi datang lagi belakangan ini. Sepatunya tidak hanya menghiasi toko kelontong terbesar saja tetapi juga dikenakan banyak siswa dari perguruan tinggi keperawatan di kota Semarang.

Tahan Banting Dengan Sepatu kulit Harga

Foresight untuk melihat peluang dan keinginan yang kuat untuk menciptakan produk yang berbeda, membuat pemilik dan pendiri merek sepatu kulit Kayaha menjadi pengusaha tangguh. Kisah sukses yang dimulai bertahun-tahun pengalaman pergi orang membuat sepatu.

Dari pengalaman, orang Kurdi untuk mempelajari anatomi kaki sepatu buatan sendiri nyaman dipakai. Pada tahun 1987, bersama istrinya, Kusmini (45), ia memutuskan untuk keluar dan membuka usaha sendiri. Berbekal uang dari penjualan sepeda perilaku Rp 55.000 dan Rp 200.000 pinjaman dari renternir, ayah dari tiga anak untuk membeli semua peralatan yang dibutuhkan.

Kulit sepatu harga meroket

Sekarang untuk memenuhi permintaan dari tiga toko kelontong di kota lunpia sepatu, ia kewalahan. Meskipun jumlah karyawan telah mengalami penurunan, dari 35 orang menjadi 18 orang upaya Kurdi masih ada di tengah harga bahan baku terus meroket. Dari segi harga, sepatu kulit Kurdi sangat terjangkau.

Harganya bisa mencapai setengah atau sepertiga dari harga harga toko sepatu. Dari rata-rata Rp 65.000 menjadi Rp 250.000 per pasang. Desain sepatu kulit selalu mengikuti perkembangan tren. Lebih dari 100 model yang berbeda dari sepatu yang dihasilkan dari sisi kreatif. Bagi konsumen yang menginginkan model mereka sendiri, ia berusaha untuk memenuhi pesanan. Ini bisnis sepatu kulit juga terus berkembang setiap tahun. Setiap bulan, ia mampu mencapai omset minimal Rp 15 juta.